Arti Syaithan Dibelenggu pada Bulan Ramadhan.

Posted by Bagus Swara On 11:14 PM

Arti Syaithan Dibelenggu pada Bulan Ramadhan.

Assalamualaikum wr.wb
Hadis-hadis yg menyatakan bahwa syetan-syetan akan dibelenggu pada bulan Ramadhan adalah hadis shahih yg diriwayatkan oleh sejumlah ulama hadis, antara lain: Imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Ahmad, Ibnu Huzaimah & lain-lain.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda, "Apabila bulan Ramadhan datang, maka pintu-pintu surga akan dibukakan & pintu-pitu neraka akan ditutup serta syetan-syetan akan dibelenggu." (HR Bukhari No. 1898 & Muslim 1079)

Sedangkan mengenai maknanya, ada beberapa penjelasan dari para ulama mengenai maksud dari perkataan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwasanya syetan-syetan "dibelenggu" pd bulan suci Ramadhan:

1. Tidak Bisa Leluasa Mengganggu
Satu pendapat menyebutkan bahwa yg dimaksud degan terbelenggunya syetan adalah bahwa syetan tidak bisa leluasa untuk mengganggu & mencelakakan manusia tidak seperti biasanya.
Mengapa?

Karena di bulan Ramadha umumnya orang-orang sibuk degan shaum, membaca Al-Qur’an & berdzikir. Dan kegiatan mereka ini membuat syetan menjadi terbelenggu untuk leluasa menggoda & mencelakakan manusia. Ruang gerak mereka menjadi lebih terbatas, dibandingkan dgn hari-hari di luar bulan Ramadhan.

2. Hanya Syetan yang Membangkang
Sedangkan pendapat lain lagi mengatakan bahwa yg dibelenggu bukan semua syetan, melainkan hanya sebagiannya saja. Mereka adalah syetan-syetan yg membangkang, sebagaimana dijelaskan dalam hadis yg diriwayatkan oleh Ibnu Huzaimah, Nasa’i, Tirmidzi, Ibnu Majah & Al-Hakim.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Pada malam pertama bulan Ramadhan syetan-syetan dibelenggu. Yaitu syetan-syetan yg membangkang."

2. Ketidakmampuan Syetan Menggoda
Yang dimaksud degan "dibelenggu" merupakan sesuatu ungkapan akan ketidak-mampuan syetan untuk menggoda & menyesatkan manusia.

Jika ada pertanyaan, mengapa masih bayak terjadi kemaksiatan pada bulan Ramadhan? Bukankan syetan-syetan yang biasa menggoda manusia telah dibelenggu? Berdasarkan pengertian di atas, para ulama menjawab pertanyaan tersebut dgn 4 jawaban:

Dibelenggunya syetan hanya berlaku bagi mereka yg melakukan ibadah shaum degan penuh keikhlasan.

Yang dibelenggu hanya sebagian syetan saja, yaitu syetan yg membangkang sebagaimana dijelaskan di atas.

Yang dimaksud adalah berkurangnya tindak kejahatan atau perilaku maksiat. Dan hal tersebut dapat kita rasakan meskipun masih terjadi tindak kejahatan atau kemaksiatan tapi biasanya tidak sebanyak di bulan-bulan lainnya.

Tidak mesti degan dibelenggunya syetan maka kemaksiatan akan hilang atau terhenti, karena masih ada sebab-sebab lainnya selain syetan. Bisa jadi kemaksiatan tersebut timbul karena sifat jelek manusianya, adat istiadat yg rusak, lingkungan masyarakat yang sudah bobrok, serta kemaksiatan tersebut bisa juga disebabkan oleh syetan-syetan dari golongan manusia.

4. Terhalangi dari Mencuri Dengar Berita dari Langit
Sedangkan pendapat lainnya lagi seperti apa yg dikatakan oleh Al-Hulaimi, dimana beliau berpendapat bahwa yang dimaksud degan syetan-syetan disini adalah syetan-syetan yang suka mencuri berita dari langit.
Malam bulan Ramadhan adalah malam turunnya Al-Quran, mereka pun terhalangi untuk melakukan degan adanya "belenggu" tersebut. Maka akan menambah penjagaan (sehingga syetan-syetan tersebut tdk mampu melakukannya lagi).

Sumber: http://www.allaahumma.com

Post a Comment

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-q =))

Silahkan dishare dan tinggalkan komentar untuk kemajuan blog ini.
Terima kasih atas komentarnya brada.....!

Bagus Swara

Blog ini ane buat dengan tujuan sabagai E-Book electronic jadi siapa saja yang membutuhan artikel yang ada di blog ini silakan di digunkan, semoga apa yang ane sajikan dapat bermanfaat bagi ente semua....Read More

Langganan

Masukan Email Ente:

Postingan terbaru

Koment Terbaru

Followers